Aliran mengatasnamakan Islam di Lampung Utara ini tak hanya sesat, tapi juga bejat! Doktrinnya bertentangan dengan ajaran Islam, antara lain tidak mewajibkan puasa dan cari wangsit di tempat keramat. Gilanya lagi, mereka mewajibkan istri para pengikutnya untuk digauli sang guru sebagai pengabdian untuk mendapatkan wangsit atau tuturan ilmu dari sang guru.
Para pengikut Nurul Amal ini bersama guru besarnya R Hamdani, pada Selasa(9/8) pukul 22.00 WIB, nyaris dihakimi massa, lantaran sang guru tertangkap basah sedang mencambuk salah seorang pengikutnya di Masjid Nurul Amal Desa Kalicinta Kecamatan Kotabumi Utara.
Beruntung, aparat kepolisian bertindak cepat sehingga bisa meredam emosi warga. Namun, sebagian pengikut Nurul Amal dan guru besarnya melarikan diri. Sementara, para pengikut Nurul Amal yang tertangkap langsung disidang oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampura, Rabu (10/8).