27 Juli 2011

Pengorbanan

Tiga tahun yang lalu, ia datang menemui saya. Niatnya ingin pinjam uang dua setengah juta rupiah untuk tambahan modal usahanya, sebagai pemasok alat-alat tulis ke beberapa toko fotocopy.

Seperti biasa, orang-orang seperti ini adalah 'santapan' harian saya. Jangan pernah berharap orang-orang seperti ini keluar dari ruangan saya dengan membawa uang yang diharapkan. Bahkan sebagian besar keluar dengan raut muka kecewa atau marah.

Seperti biasa, pertanyaan standarnya adalah, uangnya akan digunakan untuk apa? Ia menjawab, untuk tambahan modal. Ia pun menguraikan alokasi penggunaan dananya. Tak lupa pula, ia serahkan selembar proposal sederhana.

Kaca Spion

Anda yang mahir mengemudi mobil, pasti tahu persis fungsi kaca spion. Komponen penting yang biasa diletakkan di kabin bagian depan serta di kiri kanan bodi ini berguna untuk memantau kondisi sekeliling apabila kendaraan ingin bermanuver seperti ingin berbelok, berputar atau berpindah jalur.

Pada kondisi biasa, misalnya jalan lurus dan atau jalan sepi, kaca spion nyaris tidak berfungsi. Dalam keadaan ini, pengemudi lebih berkonsentrasi untuk melihat jalan di depan daripada terus-menerus memelototi kaca spion.

Mulai Dari Diri Sendiri

Setiap kali menempuh perjalanan dengan pesawat terbang, saya selalu berhadapan dengan para petugas front desk di meja check-in. Pada mereka, selalu saya minta untuk dapat duduk di dekat jendela. Alasannya, indahnya pemandangan di luar lebih bisa saya nikmati jika saya ada dekat jendela. Alasan yang lebih penting lagi, saya dapat sandaran tidur yang lebih luas! Hasilnya, kadang-kadang dapat. Lebih sering tidak dapat.

Guru saya mengajarkan, hanya orang gila yang mengharapkan hasil berbeda dengan tindakan yang sama. So, untuk mendapatkan hasil berbeda, saya harus mengubah tindakan. Hanya dengan permintaan, instruksi dan perintah, atau apapun namanya, tidak semua keinginan saya bisa dipenuhi. Apalagi saya bukan atasan para petugas itu. Supaya hasilnya lebih baik, saya harus mengubah apa yang saya lakukan!

W A K T U

Bayangkan, setiap hari Tuhan melakukan transfer sejumlah 86.400 ke dalam rekening kita masing-masing untuk bisa kita gunakan, semau kita. Kita boleh memakainya untuk keperluan apa saja. Bahkan, kita boleh juga tidak menggunakannya.

Dan setiap hari, digunakan atau tidak, Tuhan akan terus melakukan transfer itu, sampai akhir hayat kita.

Kendaraan

Salah satu aktivitas keseharian yang selalu saya syukuri adalah kesempatan untuk berbagi dengan para kepala sekolah, guru dan juga siswa SMK, serta masyarakat umum. Aktivitas ini membawa saya berkeliling ke banyak tempat di tanah air. Dari Sabang sampai Merauke. Dari P. Miangas sampai P. Rote. He he ... Seperti kampanye SBY ya ...

Dalam penerbangan Vampire Flight (terbang sebelum matahari terbit) dari Kupang tujuan Jakarta via Surabaya, saya melihat peristiwa sederhana, yang maknanya cukup dalam. Beberapa ekor nyamuk, ikut dalam Vampire Flight itu. Mungkin juga binatang kecil lain seperti semut.

CERMIN

Hari ini jalan-jalan di Jakarta macet lumayan parah. Maklum, kondisinya ideal sekali. Jum'at sore, saatnya orang-orang pulang kantor, dikombinasi dengan hujan yang agak deras. Kendaraan roda empat berjalan bagai merayap.

Bahkan kendaraan roda dua pun jalannya agak tersendat. Mungkin karena pengemudinya ingin lebih berhati-hati, atau genangan air di beberapa tempat menghambatnya untuk lari lebih kencang. Belum lagi jika ada pohon tumbang atau ada mobil yang mogok di badan jalan,.

Bejana Berhubungan

Ada data menarik, walaupun didapatkan dari survei kecil-kecilan. 80 - 90 persen kasus yang ditangani oleh Pengadilan adalah kasus perdata. 80 - 90 persen dari angka itu, ternyata adalah kasus gugatan perceraian.

Pengalaman seorang teman, menyebutkan bahwa ada kenaikan signifikan terhadap jumlah kasus perceraian yang ditangani dari tahun ke tahun. Dan buat saya, dari sisi perilaku manusia, hal ini menarik untuk dikaji.

Jago Bertanya

Dalam banyak pergaulan keseharian, saya sering menemukan bahwa salah satu kelemahan para pemimpin di berbagai level, adalah kurangnya keterampilan dalam membuat pertanyaan. Padahal, dalam banyak hal, sebuah pertanyaan memiliki dampak yang tidak sepele. Bahkan bisa menimbulkan kerusuhan besar.

Sebagai ilustrasi, di sebuah perusahaan yang tengah dilanda demo besar-besaran, seorang petinggi di bidang SDM mencoba untuk berdialog dengan para demonstran. ia menemui pimpinan para demonstran dan bertanya, "Maunya apa?".

Sebuah kesalahan fatal. Di tengah emosi tinggi para demonstran, sang petinggi mengajukan pertanyaan yang tidak bersahabat, dan cenderung bernada menantang. Beruntung, ia tidak dikeroyok oleh para demonstran.

Manusia Arang, Manusia Intan

Mereka yang mendalami ilmu kimia, tahu persis bahwa karbon (dilambangkan dengan huruf C) memiliki dua bentuk allotrop, yaitu intan dan arang. Keduanya, memiliki struktur yang sama, tetapi konfigurasinya berbeda.

Pada arang, satu atom C berikatan dengan 3 atom C lainnya, membentuk ikatan yang rapuh. Berbeda dengan intan, dimana satu atom C membentuk ikatan yang rapi dan kuat bersama 4 atom C lainnya.

Teruslah Bergerak

Guru Fisika ketika saya SMA, punya cara sederhana untuk menerangkan hukum Newton pertama, atau lebih dikenal sebagai hukum kelembaman.

Pak Andi, kami menyebutnya demikian, meletakkan sebutir kelereng di atas selembar kertas, kemudian menariknya dengan kecepatan tinggi. Ternyata, kelereng tetap berada pada posisi tidak bergerak.