Pemerintah Libya pimpinan Moammar Kadhafi mengancam hukuman mati setiap warga yang tertangkap menggunakan telepon satelit tanpa izin resmi.
Laporan media pemerintah mengatakan tindakan keras itu guna mencegah warga menggunakan telepon itu untuk membantu NATO. Pasukan Aliansi itu selama ini menyerang posisi pemerintah dalam serangan bom terhadap Libya.
Kantor berita JANA mengutip pejabat-pejabat yang mengatakan penggunaan Ponsel itu secara tidak sah sama saja pengkhianatan. Laporan itu menyebutkan "mata-mata" selama ini menggunakan telepon satelit untuk menyampaikan informasi kepada NATO, yang dikatakan telah melakukan pemboman yang menewaskan "sejumlah besar warga sipil tak bersalah."
Hari Selasa, pemerintah menuduh NATO membunuh 85 orang di desa dekat kota Zlitan, Libya barat. NATO mengatakan pesawat-pesawat tempurnya menyerang sasaran di daerah Zlitan hari Senin, tapi menyangkal bukti adanya korban sipil.

