11 Mei 2010

Pembukaan CPNS Tahun 2010 buat Umum

Pembukaan CPNS 2010 untuk Umum

Pemerintah baru akan menyusun formasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2010, pada pertengahan tahun ini.

Namun dipastikan, formasi yang dibuat hanya dikhususkan untuk pelamar umum. Kebijakan ini berbeda dengan formasi penerimaan CPNS beberapa tahun belakangan ini yang formasinya nyaris ‘dikuasai’ oleh tenaga honorer.

Deputi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN & RB) Bidang SDM Aparatur Ramli Naibaho, menjelaskan, perubahan formasi ini dibuat dengan dua alasan. Pertama, memang untuk pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS sudah selesai 2009 lalu. Kalau pun masih ada yang belum menjadi CPNS, itu hanya sisa-sisa tenaga honorer. Kalau pun DPR memutuskan sisa tenaga honorer itu harus juga diangkat menjadi CPNS, itu pun tidak bisa dilakukan tahun ini. Pasalnya, menurut Ramli, pemerintah perlu mengecek akurasi data sisa tenaga honorer itu.
“Dan itu prosesnya panjang,’’ ucapnya. Alasan kedua, dengan formasi yang dibatasi hanya untuk pelamar umum, maka diharapkan ada mendapatkan PNS yang berkualitas. ‘’Untuk mendapatkan PNS berkualitas baik butuh seleksi yang baik juga. Salah satunya dengan membuka lama

ran yang terbuka untuk umum dan tidak dijatah. Kalau tenaga honorer kan, dia berkualitas atau tidak tetap akan diangkat dan hanya menunggu waktu pengangkatan saja. Ini yang akan diubah pemerintah. Seleksi CPNS murni dibuka untuk umum,’’ tegas Ramli yang dihubungi JPNN, Ahad (17/1).
Ditanya prediksi jumlah kebutuhan CPNS 2010, dia mengatakan, masih menunggu data dari pemerintah daerah maupun pusat. Setelah semua data masuk, tim yang terdiri dari Departemen Keuangan (Depkeu), MenPAN & RB, BKN, Depdagri, Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas), dan Departemen Agama (Depag) akan merumuskannya.
Ramli hanya menjelaskan, jumlah formasi disesuaikan dengen kebutuhan ril. Dengan kata lain, jumlahnya tidak banyak. ‘’Usulan data CPNS harus benar-benar sesuai kebutuhan. Misalnya, yang pensiun atau berhenti berapa, itu yang diusulkan untuk diisi,’’ ujarnya.
Sedangkan untuk daerah pemekaran, usulannya bisa lebih tapi harus sesuai kebutuhan juga. Pemda pun tidak sembarangan mengusulkan karena ada tim yang menganalisa kebenarnya.
Pemerintah Cek Data Sisa Tenaga Honorer
Pemerintah masih menunggu sikap DPR terkait nasib para tenaga honorer yang belum diangkat menjadi CPNS. Jika DPR memutuskan sisa tenaga honorer itu harus terakomodasi dalam formasi penerimaan CPNS tahun ini, maka pemerintah siap melaksanakan. Hanya saja, pemerintah akan mengecek secara cermat agar sisa tenaga honorer yang dimaksud benar-benar tenaga honorer sudah bekerja sebelum 1 Januari 2005.
‘’Pemerintah hanya mengikuti keputusan DPR RI saja. Kan DPR itu sebagai wakil rakyat. Kalau mereka bilang, sisa honorer harus diprioritaskan tahun ini ya, harus kami ikuti,’’ ujar Ramli.
Meski demikian, lanjut Ramli, pemerintah akan memberikan beberapa opsi kepada DPR. Salah satunya, jika DPR memberikan rekomendasi agar sisa tenaga honorer diprioritaskan dalam seleksi CPNS 2010, maka pemerintah harus menurunkan tim ke lapangan. Tim yang terdiri dari Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Kepegawaian Nasional (BKN), Kementrian PAN&RB, Depdagri, Departemen Keuangan (Depkeu), Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dan Departemen Agama (Depag) itu, akan mebegcek secara cermat apakah benar honorer tersebut benar-benar sisa honorer yang tidak sempat terdata.
‘’Harus benar-benar diteliti, kalau tidak, masalah honorer tak akan pernah tuntas. Sebab, bisa saja ada oknum yang melakukan manipulasi data. Misalnya, tahun honorernya diubah menjadi di bawah 2005, dan modus-modus lainnya,’’ ujarnya.
Lantas apa indikator sisa tenaga honorer yang dimaksud pemerintah” Dijelaskan Ramli, disebut tenaga honorer yang tertinggal jika tenaga honorer itu diangkat oleh pejabat berwenang, bekerja sebelum 1 Januari 2005 dan masih berlaku SK honorernya, digaji oleh APBN atau APBD, serta bekerja di instansi pemerintah. ‘’Untuk membuktikan hal tersebut, butuh proses panjang dan memakan biaya besar. Namun, mau tak mau itu harus dilakukan agar masalah honorer bisa tuntas. Apalagi, penerimaan honorer sudah dihentikan sejak 2005,’’ terangnya.(esy/jpnn/muh)

20 komentar:

  1. menurut saya, penerimaan tenaga honorer tidak la lazim.karna tidak sesuai dengan kemampuan.penerimaan ini hanyalah topeng bagi pejabat-pejabat nakal yang membutuhkan uang,mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk mencari uang....kalau di katakan mau mencari PNS yang betul-betul berkualitas tidaklah mungkin karna,yang mempunyai kemampuan rata-rata masyarakat yang perekonomian nya lemah.sekarang kan siapa yang banyak uang mereka yang jadi PNS,

    BalasHapus
  2. susah sekarang masuk pns, udah belajar mati - mati an, ujung2nya KKN juga..., nasib - nasib,,, saya cuma bisa berdoa n berusaha, karna tidak punya uang dan juga kerabat pejabat.

    BalasHapus
  3. sekarang yang menentukan jadi tidaknya seseorang menjadi pns yaitu garis tangan, campur tangan dan takdir, walaupun sudah berusahan sekeras apapun kalau tidak didukung oleh tiga unsur tersebut... hahay, jangan berharap untuk menjadi PNS.

    BalasHapus
  4. Skrg mau cari kerjaan aja susah banget. Skg ilmu bkn jadi penentu dtrima atau tdknya,tetapi "duit" yg jadi penentunya. Siapa yg "pake duit" pasti langsung di trima. Tolong buat pemerintah agar bisa menghargai ilmu,bkn "duit". Jadikan Indonesia lbih maju tanpa ada sogok2an.

    BalasHapus
  5. wah yg mengharap jd pns bukan dr masyarakat umum sj,yg jd honorer pun mau pak,sdh lama mengabdi menjadi honorer dgn gaji kecil mengharapkan masa depan yg baik aja blm diangkat2.
    tolong klo bisa jgn cuma yg di bawah 2005,tp klo bisa angkat smuanya dong pak.selama ini mana mana penghargaan pemerintah buat para honorer????

    BalasHapus
  6. SUSAHNYA JADI PNS !!
    dimana² yang namanya KKN tetap juga ada
    ditempat kabupaten saya tinggal dari "nenek" nya sampai "cucu" nya, sanak saudara dan para kroni²nya semua punya hak jadi pegawai...
    yayayaa...bisa dibilang hidup didalam ke Kaisaran :(

    BalasHapus
  7. PNS = Modal GEDE, gak punya dokat gak usang daftar....

    BalasHapus
  8. radot simanjuntak25 Agustus 2010 23.06

    Pns,,..
    ntah masalah apa yang membuat masuk pns susah,,.
    soal nya pengumuman hasil pns tidak terbuka,,
    jadi tidak tahu salah seseorang itu dimana.,
    sehingga motivasi untuk perbaiki kesalahan tidak tahu ,.
    bingung sistem yang dibuat sekarang..

    BalasHapus
  9. klau memang penerimaan honorer dah dihentikan sejak 2005,kenapa masih banyak instansi pemerintah merekrut honorer diatas tahun itu.klau sekarang ya saya setuju temen2 honorer diangkat semua,perjuanganya dan pengabdiaanya gak bentar dan mudah,justru klau dilihat malah kualitas dan kuantitas pekerjaanya lebih baik daripada senior PNS.stlah itu baru bikin peraturan baru lagi dan dipertegas dengan adanya sangsi terhadap instansi yang masih menerima honorer!

    BalasHapus
  10. klo bs bikin peraturan yg mengatur ttg suami istri yg tdk boleh sama2 mjd pns,agar pemerataan pns bs lebih optimal...ingat pns itu di gaji dr duit rakyat.ironis mmg rakyat yg menggaji pns tp kehidupan rakyat itu sendiri tdk sesejahtera pns bahkan utk makan saja sulit....birokrasi macam apa ini...yg harus mengeluarkan sejmlah uang agar dpt mjd pns.dan saya rasa pengumuman penerimaan cpns melalui internet maupun media masa hanya u formalitas saja.sampai kpnpun negara kita ini akan spt ini ga akan ada perubahan sebab budaya suap menyuap dan KKN sudah mjd budaya dan dasar negara kita.rakyat kecil hanya bs ngomong ingat diakhirat kelak sgla perbuatan kita semasa hidup akan diperhitungkan.

    BalasHapus
  11. bagaimana dengan pembukaan baru untuk CPNS tahun 2010-2011 untuk kepastiannya?Untuk Pekerja Umum tingkat propinsi.
    Thank's

    BalasHapus
  12. wahai kpda smuanya, terutama pada orang-orang yang punya jabatan, jangan menilai seseorang cuma karna uang, terutama bagi seorang guru, jika ingin mengangkat tenaga honorer menjadi pegawai Negri Sipil (PNS) itu harus benar-benar mengikuti tes/ujian, jangan karna uang ia bisa menjadi PNS kalau kmampuannya tidak diuji, bagaimana masa depan indonesia, Saya harap pikirkan dari sekarang.

    BalasHapus
  13. Contohnya di DEPAG Kab/Kota Sukabumi,
    Baru jadi Honorer 1 Tahun, tetapi sudah diangkat dengan memanipulasi data masa kerja di hitung dari 2003;
    Untuk Pejabat BKN/BKD tolong dong ditindak yg spt itu.

    BalasHapus
  14. lulus cpns baik honorer ataupun cpns umum itu harapan byk orang tpi harus ada uang pelicin sesuai tingkatan pendidikan dan formasi (semakin sedikit peluang maka semakin mahal tarifnya)namun pemerintah tutup mata seolah2 semua bebas dari kkn,..

    BalasHapus
  15. pada pejabat" Negara,, tolong dibuat 1 instansi untuk masyarakat bawah,menengah dlm pembukaan PNS yg bener" murnu thn 2010 ini,, krn banyak dr ekonomi yang rendah memiliki ilmu yg jitu,, kenapa harus ada sistem suap-menyuap,, kami bukan tergolong dr kalangan mewah, tp meskipun demikian kami memiliki kwalitas & kwantitas dibanding yg lain nya.... tolong dipandanglah kebawah jgn hanya keatas sj.

    BalasHapus
  16. himbauan kepada pemerintah agar lowongan pns dicek kemurnian lulus anggota pns tersebut bila perlu bentuk tim dari tomas,toga agar selama tes dapat di pantau kemurnian
    tidak membutuhkan uang
    karena indonesia merupakan negara terkorup
    terima kasih jika pendapat saya mau di gubris

    BalasHapus
  17. kalo menurut saya penerimaan cpns harus dari umum ini untuk merekrut tenaga yang berkualitas disamping sistem perekrutannya harus ditambahi uji kompetensinya sehingga sdm yang diterima adalah sdm yang berkompeten di bidangnya. sebenarnya masalah honorer adalah masalah yang dibuat sendiri oleh para honorer, skarang sapa yang nyuruh jadi honorer? masak gak ada yang nyuruh kog minta2 diangkat pns? kalo ditanya masalah kebutuhun pegawai ndak usah ikut2 campur itu kan urusan negara untuk mencukupi kebutuhan pegawai. padahal untuk masuk honorer sangat kental dengan kkn. semua orang tau kalo tidak punya kenalan orang dalam tidak bisa jadi honorer karena kebutuhan pegawai tidak diumumkan jadi menurut saya masalah honorer sudah selesai, tamat sampai taun 2009. jangan menerima produk2 yang masuknya tidak jujur untuk diteruskan menjadi cpns, kalo kita mengawali dengan tidak jujur maka hasilnya ya 'seperti2 itu'.JUJURLAH jangan mencederai perasaan rakyat lagi! kalo modelnya begini negera kita tidak akan maju2! maaf ya para rekan2 yang jadi honorer... cari aja pekerjaan laen, masih banyak kog peluang untuk cari rejeki. berilah kesempatan yang sama pada rakyat umum untuk jadi pns, sudah banyak sarjana yang jadi pengangguran yang berharap-harap juga jadi pns!

    BalasHapus
  18. klo menurut saya penerimaan kali ini harus benar-benar melihat kredibilitas calon PNS tersebut, karena sebelumnya masih ada di temukan PNS tidak memahami apa yang menjadi tugasnya. misalnya seperti tenaga pendidik disini kita dapat melihat secara seksama banyak yang menjadi guru hanya dengan modal akta IV saja yang mana fakultas sebelumnya bukan dari latar belakang pendidikan misalnya s.sos. padahal masih banyak yang S.Pd yang benar-benar dari fakultas keguruan yang tidak di terima menjadi PNS guru, nah hal ini harus pemerintah perhatikan. utamakan orang yang benar-benar dari fakultas keguruan kalau kita mau pendidikan di INDONESIA maju........

    BalasHapus
  19. sebenarnya saya juga minat ingin jadi PNS, tapi mau gimana ya, saya kan tidak punya uang banyak buat masuk PNS, tapi kalo dari segi kemampuan insyaallah saya mampu bersaing.....

    BalasHapus