29 Juni 2010

Cukur Cile, Brasil Tantang Belanda

Kesebelasan Brasil berhasil membukukan kemenangan 3-0 atas Cile, di babak 16 besar, Senin (28/6/2010). Mereka pun melaju ke perempat final, di mana Belanda sudah menanti.

Hasil itu begitu melegakan mengingat Brasil sempat tertekan di awal-awal pertandingan. Meski begitu, mereka bisa dikatakan nyaris tak terancam karena Cile mengalami masalah dengan akurasi umpan yang membuat mereka serangan mereka patah di tengah jalan. Sejumlah percobaan eksekusi jarak jauh Cile juga tak sangat menyusahkan Julio Cesar.

Di sisi lain, Brasil tampak sabar menunggu kesempatan melakukan serangan balik atau berusaha mencari kesempatan bola mati. Meski tak mudah, toh mereka berhasil unggul berkat gol Juan pada menit ke-35. Memanfaatkan sepak pojok Maicon, Juan menanduk bola masuk ke sudut kanan atas gawang Claudio Bravo.

Cile belum menciptakan ancaman baru ketika Brasil menggandakan keunggulan melalui Luis Fabiano pada menit ke-38. Setelah menguasai umpan terobosan Ricardo Kaka, Fabiano mengecoh kiper Claudio Bravo sebelum memasukkan bola ke tengah gawang Cile.

Sepasang gol itu melambungkan kepercayaan diri Brasil. Mereka pun perlahan berhasil memperbaiki pengusaan bola dan keluar dari tekanan Cile. Sayang, meski tak kebobolan, mereka gagal menambah gol sampai peluit turun minum berbunyi.

Memasuki babak kedua, permainan tak banyak berubah. Cile masih antusias memegang kendali permainan dan Brasil banyak menunggu kesempatan serangan balik.

Sementara begitu, Cile juga masih terus mengalami kesulitan memperbaiki akurasi umpan. Setelah beberapa kali mencoba dan kandas, Cile akhirnya kembali dikejutkan gol ketiga Brasil yang diciptakan Robinho pada menit ke-59.

Gol bermula dari aksi individu Ramires menembus pagar betis Cile. Memasuki jantung pertahanan lawan, ia melepas umpan kepada Robinho yang mengempaskan bola masuk gawang lawan.

Gol itu tak langsung menggoyahkan tekad Cile. Meski tak kunjung menemukan kekompakan, mereka terus mencoba memberikan perlawanan.

Brasil sendiri tak mau terpancing permainan lawan. Seakan mengerti masalah Cile, Brasil cenderung lebih banyak menunggu kesempatan serangan balik.

Taktik Brasil tak salah. Hanya saja, berbeda dari sebelumnya, Cile lebih sigap mengatur barisan bertahan ketika musuh menyerang.

Usaha Cile cukup efektif meredam serangan Brasil. Sayang, itu tak cukup bagus untuk membuat mereka memperkecil ketinggalan, sampai laga berakhir.

Selama 90 menit, Brasil melepaskan enam tembakan akurat dari 17 usaha. Adapun, Cile menciptakan tiga peluang emas dari 15 percobaan.

Brasil: Julio Cesar; Maicon, Lucio, Juan, Michel Bastos, Ramires, Gilberto Silva, Dani Alves, Kaka (Kleberson 82), Robinho (Gilberto 85), Luis Fabiano (Nilmar 76)
Cile: Claudio Bravo; Mauricio Isla (Rodrigo Millar Carvajal 62), Pablo Contreras (Rodrigo Tello Valenzuela 46), Ismael Fuentes, Arturo Vidal, Mark Gonzalez (Jorge Valdivia 46), Carlos Carmona, Gonzalo Jara, Humberto Suazo, Jean Beausejour, Alexis Sanchez (kmp)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar