03 Juli 2010

Argentina vs Jerman: Klose Dua, Jerman Cukur Argentina 4-0


Jerman mempermalukan Argentina di perempat final Piala Dunia 2010, Sabtu (3/7/10). Dalam duel di Stadion Cape Town ini, "Der Panzer" menghancurkan "Albiceleste" dengan melesakkan empat gol tanpa balas, untuk meraih tiket semifinal.

Thomas Mueller yang mengawali pesta Jerman lewat sundulannya pada menit ketiga. Setelah itu, "Die Mannschaft" menambah tiga gol lagi pada babak kedua lewat sontekan Miroslav Klose, serta Arne Friedrich, sebelum Klose mencetak gol keduanya di akhir pertandingan, untuk melengkapi penderitaan Argentina.

Di semifinal, Jerman akan bertemu dengan pemenang Spanyol vs Paraguay. Duel babak empat besar ini akan berlangsung 8 Juli di Stadion Moses Mabhida, Durban.

Saat wasit Ravshan Irmatov membunyikan peluit kick-off, Jerman langsung tampil agresif sehingga mereka dengan cepat menciptakan peluang. Bahkan ketika pertandingan baru berlangsung tiga menit, "Der Panzer" sudah mengoyak jala "La Albiceleste" untuk memimpin 1-0.

Gol cepat ini berawal dari umpan tendangan bebas Bastian Schweinsteiger di sektor kanan pertahanan Argentina. Bola lambung yang mengarah ke mulut gawang tak bisa diantisipasi dengan baik oleh barisan pertahanan Argentina, sehingga Thomas Mueller yang memiliki postur tinggi, dengan mudah menyundul. Bola pun tak terbendung untuk menjebol gawang Sergio Romero.

Keunggulan cepat ini membuat para pemain Jerman bermain lebih percaya diri. "Die Mannschaft" menguasai jalannya pertandingan karena mendominasi lapangan tengah. Ini membuat Argentina sangat kesulitan, apalagi setiap pergerakan Lionel Messi selalu mendapat pengawalan.

Menit ke-23, Jerman nyaris menggandakan keunggulan. Pergerakan Mueller dari sayap kanan tak bisa dihentikan barisan belakang Argentina, sehingga pemain Bayern Muenchen ini berhasil menembus kotak penalti, sebelum memberikan umpan silang. Sayang, Miroslav Klose tidak sempurna mengeksekusi bola, karena meskipun dalam posisi bebas, tendangannya melenceng di atas mistar gawang.

Argentina berusaha keluar dari tekanan dengan melakukan ball possession. Taktik ini memberikan efek yang cukup menggembirakan, karena secara perlahan pasukan "Tango" mulai bisa mengikis dominasi Jerman.

Malah pada menit ke-36, Albiceleste sempat menghadirkan ancaman serius dan berhasil menjebol gawang Manuel Neuer. Tetapi, Carlos Tevez dan Gonzalo Higuain, yang melakukan kerja sama untuk mencetak gol itu sudah lebih dulu terperangkap offside, sehingga gol ini dianulir.

Meskipun terus melancarkan serangan, Argentina belum mampu mencetak gol balasan. Sampai turun minum, skor tetap 1-0 untuk Jerman.

Selepas jeda, Argentina berinisiatif memegang kendali permainan dan terus melancarkan tekanan. Tetapi gempuran dari Tevez, Higuain dan Messi sulit meruntuhkan "tembok Berlin" yang dibangun dua bek tengah bertubuh seperti raksasa, Per Mertesacker dan Arne Friedrich.

Akibatnya, para pemain Argentina mencoba cara lain untuk menciptakan peluang, yaitu tendangan dari jarak jauh. Usaha yang dilakukan tim besutan Diego Maradona ini tak terlalu memberikan keuntungan, karena semuanya bisa digagalkan oleh aksi gemilang kiper Manuel Neuer.

Alih-alih mencetak gol balasan, gawang Argentina justru kebobolan lagi pada menit ke-68. Serangan balik yang dibangun "Der Panzer" berlangsung sangat efektif, karena ketika Mueller menguasai bola, dia langsung mengirim umpan kepada Podolski yang menusuk dari sayap kiri. Mendapat penjagaan dari dua pemain lawan, Podolski memberikan umpan datar melewati kiper dan bek Argentina. Klose yang berdiri bebas di mulut gawang, dengan mudah mencocor bola untuk mengubah skor jadi 2-0.

Hanya berselang enam menit, Jerman kembali mengoyak jala Romero lewat sontekan bek Friedrich, yang mengakhiri aksi gemilang Bastian Schweinsteiger. Schweinsteiger menunjukkan skill individunya dengan melewati tiga pemain belakang Argentina, ketika menyisir sisi kanan pertahanan. Setelah itu, dia memberikan operan pelan kepada Friedrich, yang dengan gampang melesakkan bola ke dalam jaring.

Keunggulan 3-0, yang membuat peluangnya menuju semifinal sudah terbuka lebar, belum memuaskan para pemain Jerman. Laksana panser yang siap menghancurkan semua musuhnya, pasukan negeri Hitler ini kembali membuat Argentina hancur berantakan saat pertandingan tersisa satu menit. Klose menambah koleksi golnya menjadi dua dalam laga ini, sekaligus melengkapi pesta kemenangan Jerman menjadi 4-0, yang bertahan sampai laga usai.

Dengan demikian, Jerman merengkuh tiket semifinal dan tetap memelihara asa meraih gelar keempat turnamen paling bergengsi antarnegara di dunia ini. Dan, mereka juga mencatat kemenangan ke-47 dari 58 pertandingan di Piala Dunia.

- Susunan pemain

Argentina: 22-Sergio Romero; 4-Nicolas Burdisso, 2-Martin Demichelis, 6-Gabriel Heinze, 15-Nicolas Otamendi (23-Javier Pastore); 14-Javier Mascherano; 20-Maxi Rodriguez, 7-Angel Di Maria (16-Sergio Aguero), 10-Lionel Messi; 9-Carlos Tevez, 11-Gonzalo Higuain.

Jerman: 1-Manuel Neuer; 16-Philipp Lahm, 17-Per Mertesacker, 3-Arne Friedrich, 20-Jerome Boateng (2-Marcell Jansen 71'); 6-Sami Khedira (18-Toni Kroos), 7-Bastian Schweinsteiger; 13-Thomas Mueller (15-Piotr Trochowski), 8-Mesut Oezil, 10-Lukas Podolski; 11-Miroslav Klose. (kmp)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar