08 Juli 2010

Jerman Ke Bandara, Spanyol Ditunggu Belanda

Kesebelasan Spanyol menang 1-0 atas Jerman, di babak semifinal Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, Rabu (7/7/2010). Mereka pun berhak melaju ke final, di mana Belanda sudah menanti.

Pertandingan sempat diwarnai aksi saling ancam pada sepuluh 15 menit pertama, meski sempat terganggu ulah penonton yang masuk lapangan pada menit keeempat.

Pada menit keenam, misalnya, Pedro menyelipkan umpan terobosan. David Villa berusaha menjangkaunya, tetapi Manuel Neuer bereaksi cepat menangkap bola.

Tujuh menit berselang, Spanyol membalasnya melalui Carles Puyol. Dari depan gawang Jerman, ia berhasil menanduk umpan Andres Iniesta, yang sayangnya melesat di atas mistar gawang.

Selanjutnya, Spanyol memainkan penguasaan bola dan mampu mendikte permainan Jerman. Namun, itu tak lantas membuahkan serangan memuaskan karena Jerman merespons dengan bertahan.

Menghadapi itu, Spanyol mengalami kebuntuan. Permainan umpan silang dan terobosan mereka gagal menembus pagar betis Jerman.

Di tengah tekanan itu, Jerman juga masih mencoba melancarkan serangan balik. Namun, karena ketika bertahan banyak pemain depan mundur dan ketika menyerang mereka terlambat naik, serangan balik itu juga kerap patah di tengah jalan.

Permainan pun berlangsung membosankan tanpa kejutan, sampai pada menit ke-29 Xabi Alonso melepaskan tendangan jarak jauh, yang sayangnya melenceng ke sisi kiri gawang Neuer.

Dua menit berselang, giliran Jerman yang mengancam gawang Spanyol, melalui tendangan jarak jauh akurat Piotr Trochowski. Namun, bola berhasil ditepis Iker Casillas keluar lapangan.

Meski gagal, aksi saling ancam itu meningkatkan kualitas permainan. Itu ditandai dengan semakin lugasnya kedua kubu melakukan serangan.

Pada menit ke-45+1, Miroslav Klose melepaskan umpan terobosan yang disambut Mesut Ozil di kotak penalti. Namun, belum sempat mengeksekusi, lajunya dihentikan Sergio Ramos.

Semenit kemudian, Spanyol membuka peluang gol melalui tembakan jarak jauh Pedro, yang sayangnya terlalu mudah bagi Neuer.

Aksi saling serbu itu pada akhirnya tak membuahkan apa pun kecuali skor 0-0 sampai peluit turun minum berbunyi.

Memasuki babak kedua, kedua kubu sama-sama mencoba bermain cepat. Namun, Spanyol tampak lebih tenang dan berhasil menciptakan peluang melalui tembakan jarak jauh Xabi Alonso pada menit ke-50, yang sayangnya melenceng ke sisi kanan gawang.

Jerman belum menyerang ketika pada menit ke-55 dan ke-58, David Villa dan Pedro bergantian melepaskan tendangan jarak jauh. Sementara tembakan Villa melenceng, eksekusi Pedro bisa digagalkan Neuer.

Meski gagal, serangan Spanyol membuat Jerman ragu-ragu mengembangkan permainan dan di sisi lain, Spanyol memanfaatkan itu untuk terus menjaga tekanan.

Pada menit ke-58, serangan Spanyol membuahkan satu peluang emas. Setelah menguasai kiriman bola dari Xabi Alonso, Iniesta mengirim umpan ke depan gawang di mana David Villa berdiri.

Villa kemudian menjatuhkan diri sambil menjulurkan kaki. Sayang, bola tak terjangkau dan keluar lapangan.

Pada menit ke-68, Jerman sempat membuat kejutan melalui Toni Kross. Memanfaatkan umpan Podolski, ia mengirim bola ke gawang Spanyol, yang ditepis Casillas.

Jerman belum menciptakan ancaman baru ketika Spanyol berhasil unggul berkatb gol Carles Puyol pada menit ke-73. Dari tengah kotak penalti, ia menanduk umpan Xavi masuk ke gawang Neuer.

Keadaan tertinggal memaksa Jerman mengendurkan pertahanan dan menyerang. Meski tampak agresif, mereka kesulitan menyelipkan serangan. Bahkan, pada menit ke-82, mereka dikejutkan serangan balik Spanyol.

Saat itu, Pedro menggiring bola dalam kawalan Arne Friedrich. Namun, bukannya memberikan bola kepada Fernando Torres yang berdiri bebas, ia malah memaksa melewati Friedrich.

Namun, bukannya mencetak gol, ia malah kehilangan bola dan Spanyol kehilangan peluang gol bagus.

Meski begitu, Spanyol terus mempertahankan tekanannya. Mereka pun secara konsisten mampu membahayakan gawang Jerman. Sayang, skor 1-0 tak berubah sampai peluit berbunyi panjang.

Selama pertandingan, Spanyol menguasai bola sebanyak 51 persen dan menciptakan lima peluang emas dari 13 percobaan. Adapun, Jerman melepaskan dua tembakan akurat dari lima usaha.

Susunan pemain:
Jerman: Manuel Neuer; Philipp Lahm, Arne Friedrich, Per Mertesacker, Jerome Boateng (Marcell Jansen 52), Piotr Trochowski (Toni Kroos 62), Sami Khedira (Mario Gomez 80), Bastian Schweinsteiger, Lukas Podolski, Mesut Ozil, Miroslav Klose
Spanyol: Iker Casillas; Sergio Ramos, Gerard Pique, Carles Puyol, Joan Capdevila; Xabi Alonso (Carlos Marchena 90+3), Xavi, Andres Iniesta, Sergio Busquets; Pedro (David Silva 85), David Villa (Fernando Torres 80)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar