25 April 2010

Ditahan City, Arsenal Pasti Puasa Gelar

Arsenal cuma membukukan hasil imbang 0-0, saat menjamu Manchester City, dalam duel Premier League, Sabtu (24/4/2010). Mereka pun tertahan di posisi ketga dengan 72 poin atau kalah tujuh angka dari Manchester United di puncak klasemen. Dengan dua laga tersisa, Arsenal dipastikan mengakhiri musim tanpa gelar.

Secara umum, Arsenal mendominasi permainan. Mengandalkan penguasaan bola, kombinasi umpan, dan mobilitas tinggi, mereka mampu mendikte permainan. Sayangnya, mereka tak mampu mengatasi pressing City dan sering kehilangan bola sebelum sempat menciptakan ancaman.

City sendiri tak sekadar bertahan. Setiap berhasil menguasai bola, mereka lantas mencoba membangun serangan. Sayangnya, mereka tak mampu mengimbangi kecepatan Arsenal, yang cepat mundur dan bertahan, ketika kehilangan bola.

Tawar-menawar alot itu nyaris terpecahkan ketika Samir Nasri mengusai bola di kotak penalt City dan menembakkannya ke gawang, pada menit ke-41. Sayang, tembakan Nasri sedikit melenceng dari sasaran.

Dua menit kemudian giliran City yang menyalurkan serangan cepat, yang nyaris berujung gol dari kaki Patrick Vieira. Menerima umpan dari Craig Bellamy, masuk kotak penalti, dan menembakkan bola. Namun, sesaat setelah bola lepas dari kakinya, bek Sol Campbell berhasil mengebloknya.

Di waktu tersisa, kedua kubu masih mencoba mengusahakan gol. Namun, angka 0-0 di papan skor tetap tak berubah, ketika wasit Mike Dean meniup peluit turun minum.

Memasuki babak kedua, permainan tak banyak berubah. Arsenal masih lebih banyak menguasai bola dan mendominasi permainan. Namun, mereka tak kunjung mendapatkan peluang gol, sampai Abou Diaby berhasil menembakkan umpanEmmanuel Eboue tepat ke gawang Given, yang sayangnya, kurang bertenaga sehingga bisa diamankan dengan baik oleh Shay Given pada menit ke-70.

Selanjutnya, kedua kubu juga terus berkutat dengan kebuntuan, sampai Van Persie dipercaya mengeksekusi hadiah tendangan bebas pada menit ke-86. Eksekusi Vam Persie cukup akurat. Sayanya, bola berhasil ditanduk Emmanuel Adebayor.

Memasuki masa injury time, Arsenal memberanikan diri meningkatkan intensitas serangan dan mengurung City. Sayang, meski berhasil melumpuhkan pergerakan City, Arsenal gagal mencipakan gol sampai peluit berbunyi panjang.

Sepanjang 90 menit, Arsenal menguasai bola sebanyak 58 persen dan melepaskan empat tembakan tepat ke gawang dari 14 percobaam. Adapun, City berhasil menciptakan satu peluang emas dari tiga usaha.(*)

Susunan pemain:
Arsenal: 21-Lukasz Fabianski; 22-Gael Clichy, 18-Mikael Silvestre, 31-Sol Campbell, 3-Bacary Sagna; 2-Abou Diaby, 17-Alexandre Song Billong; 7-Tomas Rosicky (27 Emmanuel Eboue 69), 8-Samir Nasri, 14-Theo Walcott (52-Nicklas Bendtner 69); 11-Robin Van Persie
City: 1-Shay Given (37-Gunnar Nielsen 75); 3-Wayne Bridge (2-Micah Richards 27), 33-Vincent Kompany, 28-Kolo Toure, 5-Pablo Zabaleta; 39-Craig Bellamy, 18-Gareth Barry, 24-Patrick Vieira (25-Emmanuel Adebayor 53), 11-Adam Johnson; 34-Nigel De Jong; 32-Carlos Tevez (kmp)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar