08 April 2010

MU Tersingkir, Pengorbanan Rooney Sia-sia

Manchester United menang 3-2 atas Bayern Muenchen pada leg kedua perempat final Liga Champions di Old Trafford, Rabu (7/4/2010). Namun, dengan agregat 4-4, MU tersingkir karena kalah agresivitas di kandang lawan. Pengorbanan Wayne Rooney tampil dalam keadaan cedera pun sia-sia.

Rooney sebetulnya diragukan bisa bermain karena mengalami cedera pergelangan kaki. Namun, secara mengejutkan, ia muncul dalam daftar starter MU yang akan menghadapi laga itu.

Dalam keadaan tidak 100 persen, Rooney tidak aktif bergerak seperti biasanya. Namun, pergerakannya di sekitar kotak penalti mendapat perhatian serius dari bek lawan.

Pada menit ketiga, misalnya, Rooney menguasai bola di luar kotak penalti. Dua bek Bayern mencoba menutup ruang geraknya. Namun, ia tiba-tiba melepas umpan kepada Gibson, yang kemudian melepaskan tendangan ke sudut kanan bawah gawang Butt.

Tiga menit berselang, MU melakukan serangan balik melalui Valencia. Sementara Valencia menyisir sayap kanan, Rooney masuk kotak penalti. Ketika Valencia melepaskan umpan silang, barisan bek Bayern mengawal Rooney dengan ketat.

Di luar dugaan, Nani menyelinap masuk dan menyontek bola sehingga masuk ke sudut kanan bawah gawang Bayern.

Selanjutnya, MU terus mendominasi permainan. Meski sempat beberapa kali terancam, mereka toh berhasil memperbesar keunggulan menjadi 3-0 melalui Nani pada menit ke-40. Lagi-lagi, gol tercipta karena bek Bayern terlalu memerhatikan Rooney.

Saat itu, dari sektor kanan, Valencia melepaskan umpan ke kotak penalti, di mana Rooney berada. Bek Bayern yang telanjur menempel Rooney tidak mewaspadai pergerakan Nani yang tiba-tiba masuk dan mengempaskan bola masuk gawang Butt.

Belum selesai gemuruh Old trafford menyambut gol itu, Bayern tiba-tiba memperkecil jarak berkat gol Ivica Olic pada menit ke-43. Memanfaatkan kesalahan Carrick mengantisipasi umpan Mueller, Olic menyepak bola dari sudut sempit masuk ke gawang Van der Sar.

MU segera memulihkan diri dan membangun serangan baru. Sayang, peluit turun minum keburu berbunyi sebelum mereka sempat menciptakan ancaman.

Menyadari situasi itu, MU mencoba merebut penguasaan bola di babak kedua. Namun, belum lagi nyaman memainkan umpan pendek, mereka dihajar bencana kartu kuning kedua yang diterima bek Rafael akibat melanggar Franck Ribery dari belakang.

Merespons situasi itu, Alex Ferguson kemudian menarik Rooney dan menggantikannya dengan John O'Shea. Selain untuk menjaga soliditas lini belakang, perubahan ini juga untuk mengurangi risiko menjadi lebih parahnya cedera Rooney.

Sebagai konsekuensinya, daya gempur MU melorot. Selain terkurung, MU juga nyaris beberapa kali kebobolan. Pada menit ke-59, misalnya, Ribery melepaskan tendangan voli, tetapi digagalkan Van der Sar.

Empat menit berselang, Bayern sempat dikejutkan dengan serangan balik MU. Memanfaatkan umpan terobosan Evra, Nani menggiring bola masuk ke kotak penalti dan melepaskan tendangan keras tepat ke gawang. Sayang, tendangannya masih bisa ditepis Butt.

Namun, setelah itu, MU kembali terdesak dan berada di bawah ancaman kebobolan. MU mencoba bertahan sekuat tenaga. Namun, pada menit ke-75, Van der Sar gagal menyelamatkan gawangnya dari tembakan Arjen Robben. Memanfaatkan sepak pojok Ribery, Robben melepaskan tendangan keras yang bersarang di sudut kanan bawah gawang MU.

Dengan keadaan unggul 3-2, MU terancam tersingkir. Alex Ferguson pun terpaksa menambah daya gedor dengan memasukkan Dimitar Berbatov menggantikan Michael Carrick pada menit ke-80. Semenit kemudian, Ryan Giggs dimainkan menggantikan Gibson.

Perubahan ini cukup menambah daya hidup MU. Namun, Bayern yang tak mau kehilangan tiket ke semifinal berhasil mempertahankan kedudukan 2-3 hingga akhir. Di babak semifinal, Bayern akan bertemu Lyon.

Sepanjang pertandingan, MU membukukan penguasaan bola sebesar 39 persen dan melepaskan enam tembakan tepat ke gawang dari 17 usaha. Sementara itu, Bayern berhasil menciptakan tujuh peluang emas dari 13 percobaan.

Susunan pemain
MU: 1-Edwin van der Sar; 3-Patrice Evra, 15-Nemanja Vidic, 5-Rio Ferdinand, 21-Rafael; 28-Darron Gibson (11-Ryan Giggs 81), 16-Michael Carrick (9-Dimitar Berbatov 80), 24-Darren Fletcher; 10-Wayne Rooney (22-John O'Shea 55), 17-Nani, 25-Antonio Valencia
Bayern: 22-Jorg Butt; 28-Holger Badstuder, 6-Martin Gaston Demichelis, 5-Daniel van Buyten, 21-Philipp Lahm; 7-Franck Ribery, 31-Bastian Schweinsteiger, 17-Mark van Bommel, 10-Arjen Robben (8-Hamit Altintop 76); 11-Ivica Olic (23 Danijel Pranjic 85), 25-Thomas Mueller (33-Mario Gomez 46) (kmp)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar