12 September 2010

Ini Dia, Nino, Pria Terkecil di Dunia Dari Kolombia

Tak ada yang aneh dengan hidup Edward Nino Hernandez. Ia tipikal pria Kolombia berusia 24 tahun hobi menari reggae, bermimpi punya mobil supercepat, dan keliling dunia.

Nino yang trendi juga memendam keinginan bertemu selebritis. Dua aktor jagoan, Jackie Chan dan Sylvester Stallone, juga mantan Presiden Kolombia, Alvaro Uribe ada di daftar teratas pesohor yang ingin ia temui.

Hanya satu yang membedakan Nino dengan pria muda lainnya, ukuran tubuh.

Ia hanya sedikit lebih tinggi dari tas jinjing, tubuhnya juga ringan, hanya sekitar 10 kilogram. Namun, ukuran tubuhnya yang mini justru membuat Nino menonjol dan tenar.

Dengan tinggi 27 inchi (68,8 centimeter), ia dinobatkan sebagai pria terpendek di dunia versi buku rekor dunia, Guinness World Records. Memecahkan rekor He Pingping dari China, yang lebih tinggi 1,5 inchi.

Nino yang berprofesi sebagai penari paruh waktu mengaku tak terganggu dengan tubuhnya.

"Saya bahagia, karena saya unik," kata dia, seperti dimuat Daily Mail, 6 September 2010. Dia juga punya kehidupan cinta. Pacarnya yang berusia 18 tahun memiliki tinggi tubuh kurang dari 5 kaki.

Nino menderita katarak di kedua matanya, pandangannya kabur. Keluarganya yang tinggal di pemukiman miskin Bogota tak mampu membiayai operasinya.

Namun, kabar baiknya, Nino berhasil mendapatkan peran di sebuah film -- sebagai pencuri obat.

Nino suka jadi pusat perhatian, namun tak mudah menjadi selebritis berpredikat 'terpendek di dunia'.

"Sangat mengganggu, orang-orang selalu berusaha menyentuh dan menghampiriku."

Ibunya, Noemi Hernandez mengatakan Nino adalah anak tertua dari lima bersaudara. "Ia tak tumbuh sejak berusia dua tahun, dokter tak bisa menjelaskan kenapa Nino begitu kecil."

"Mereka tak pernah memberikan diagnosa," kata Hernandez.

Saat lahir, berat Nino ketika lahir hanya 1,5 kilogram dan panjangnya hanya 15 inchi. Dokter pun bertanya-tanya dan sempat melakukan observasi.

Nino cerdas dan gampang tertawa. Meski hidupnya tak seceria tawanya.

Tangannya yang kecil susah menulis. Ia harus tinggal kelas beberapa kali sebelum putus sekolah usia 13 tahun.

"Nino hanya bisa depresi ketika dia dikurung di rumah," kata Sang Ibu.

Baru saja namanya dikenal dunia, ketenaran Nino mungkin tak bertahan lama. Rekornya dibayangi Khagendra Thapa Magar dari Nepal. Oktober ini, Magar berusia 18 tahun dengan tinggi 22 inchi.

Ia sudah mendapat pengakuan Guinness sebagai remaja terpendek di dunia. (ar/ok/vs) www.suaramedia.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar